Pelajaran keterampilan menggunakan satu set kereta Api Mainan

Pelajaran keterampilan menggunakan satu set kereta Api Mainan

set kereta anak-anak memberi anak Anda kesempatan untuk bersenang-senang dan mengembangkan keterampilan komunikasi dan interaksi mereka, sambil menikmati mendorong kereta di sekitar lintasan. Informasi kali ini kami rangkum dari penulis artikel situs userbolavip.

Baik plastik, kayu, atau bertema dan berlisensi (mis. Thomas the Tank Engine), Anda kemungkinan besar akan menemukan salah satu yang akan disukai anak Anda! Berbekal satu set kereta, mainkan permainannya…

Beberapa cara menggunakan kereta untuk mengajari anak Anda berbagai keterampilan dapat mencakup:

Memahami / mengenali barang: Sembunyikan kereta dan perlengkapan yang menyertainya di sekitar ruangan dan minta anak Anda untuk menemukan barang tertentu (misalnya jembatan, gerbong).

Kosa kata: Dorong anak Anda untuk menyebutkan sebuah benda sebelum memberikannya kepada mereka dan untuk membicarakan tentang bagian-bagian yang berbeda di kereta (misalnya roda, mesin) dan di dalam set kereta (misalnya jembatan, peron, stasiun, gunung).

Instruksi berikut: Beri anak Anda instruksi untuk diikuti tergantung pada tingkat keahlian mereka (mis. Untuk anak usia 1-2 tahun: instruksi satu tingkat seperti “Di mana keretanya?”, “Buat kereta berhenti”; untuk anak usia 2-3 tahun: Petunjuk 2 langkah seperti “Letakkan kereta di jembatan”; untuk anak usia 3-4 tahun: instruksi 3 langkah seperti “Beri saya kereta, gerbong dan tanda berhenti). Anda bisa bergiliran memberi instruksi satu sama lain sehingga anak Anda mulai belajar tentang pengambilan giliran dan interaksi bersama.

Berbelok: Dorong anak Anda untuk bergiliran menggerakkan kereta di sekitar rel kereta (mis. “Giliran saya”, “Giliran Anda”).

Menghitung: Dorong keterampilan berhitung dengan meminta anak Anda menghitung jumlah potongan rel kereta, gerbong di kereta atau jumlah roda di kereta.

Meminta: Letakkan potongan rel dan gerbong kereta di depan anak Anda. Dorong mereka untuk menanyakan apa yang mereka inginkan dengan menggunakan frasa / kalimat lengkap (mis. “Saya ingin gerbong rel / kereta”).

Tata bahasa: Dorong anak Anda untuk memberi tahu Anda siapa yang memiliki barang-barang kereta tertentu.

Kata ganti ‘milikku’, ‘milikmu’, ‘dia’, ‘miliknya’: “Ini keretaku”, “Itu keretamu”, “Ia meletakkan kereta di jalurnya”.

Konsep termasuk:

hidup / mati; di bawah / di atas: Minta anak Anda untuk meletakkan barang-barang di tempat tertentu (misalnya “Letakkan kereta di jalurnya”; “Bawa orang itu turun dari kereta”) atau beri komentar tentang apa yang dilakukan anak dengan kereta (misalnya, “Kereta berangkat di atas / di bawah jembatan ”).

Gunakan konsep yang terkait dengan menggerakkan kereta saat bermain (misalnya cepat / lambat; berhenti / pergi).

pertama / tengah / terakhir: Jika Anda memiliki beberapa gerbong untuk kereta, buatlah kereta panjang dan bicarakan tentang gerbong mana yang pertama / tengah / terakhir.

kata sifat (mis. panjang / pendek; bulat; lurus / lengkung): Beri komentar tentang seperti apa lintasan yang telah selesai saat anak bermain (mis., “Kamu membuat lintasan kereta bundar”) dan gunakan kata-kata yang menggambarkan saat berbicara tentang set kereta (mis. “Saya punya kereta hijau yang panjang”; “Potongan rel kereta ini lurus / melengkung”).

warna: Kembangkan pemahaman anak tentang warna. Dorong anak Anda untuk mengelompokkan barang-barang yang warnanya sama (mis. Rel kereta merah, gerbong kereta biru).

Keterampilan bermain imajinatif: Bantu anak Anda menggunakan set kereta untuk memperluas imajinasi mereka. Setelah rel kereta dibangun, buat model dan perpanjang urutan permainannya (misalnya, ‘Pertama naik kereta api melewati jembatan, lalu berhenti di peron’). Gunakan item yang disertakan dengan set kereta dan letakkan di sekitar trek (misalnya pohon, rambu, stasiun kereta, bangunan) atau gunakan imajinasi Anda! Dorong anak Anda untuk memerankan skenario seperti menghentikan kereta jika ada tanda ‘berhenti’. Juga, peragakan urutan kehidupan nyata yang melibatkan perjalanan dengan kereta dan modelkan ini dengan menggunakan mainan orang / karakter (misalnya membeli tiket di stasiun kereta, menunggu di peron kereta, naik kereta, tunjukkan tiket kepada kondektur) .

Minat tinggi: Sejumlah anak, terutama yang didiagnosis Autisme, memiliki minat yang kuat pada mainan tertentu seperti kereta api. Jika Anda memiliki satu set kereta, gunakan aktivitas ini untuk keuntungan Anda untuk membantu anak Anda belajar dan menggunakan bahasa dalam permainan (lihat item di atas). Namun, jika Anda merasa bahwa anak Anda kadang-kadang bisa ‘obsesif’ dan ‘hanya’ ingin bermain dengan kereta mereka, terapkan aturan dan batasan yang ditetapkan untuk mengembangkan fleksibilitas mereka. Sebagai contoh:

Pengaturan batas: Tetapkan waktu terbatas anak Anda diperbolehkan bermain dengan aktivitas (misalnya 10 menit).

Motivator: Gunakan aktivitas sebagai alat motivasi untuk mendorong anak Anda menyelesaikan tugas lain yang kurang mereka minati (misalnya, pertama selesaikan teka-teki, lalu Anda bisa bermain dengan kereta api).

Perbanyak permainan: Saat anak Anda bermain dengan set kereta mereka, secara bertahap perkenalkan item mainan lainnya (misalnya mobil, mainan orang) ke dalam urutan permainan. Peragakan dan dorong urutan permainan yang sesuai (mis. Mobil dan kereta sedang berlomba, mainan orang yang turun dari kereta dan kemudian pulang dengan mobil) dan mudah-mudahan ini akan mengembangkan minat anak Anda pada mainan lain.